INDRAMAYU – Babinsa Desa Santing Koramil 1611/Losarang bersama Bhabinkamtibmas dan anggota Karang Taruna Desa Santing melaksanakan pemantauan kawasan industri di Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan situasi di sekitar kawasan industri tetap aman dan kondusif.
Babinsa Desa Santing, Koptu Andi Supriyatna, mengatakan pemantauan wilayah merupakan bagian dari upaya aparat kewilayahan mengetahui secara langsung perkembangan situasi di wilayah binaan.
“Monitoring ini kami lakukan untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi wilayah, khususnya di sekitar kawasan industri. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban, ” ujar Koptu Andi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Karena itu, komunikasi antara aparat kewilayahan dan warga perlu terus dipelihara.
Bhabinkamtibmas Desa Santing, Brigpol Abdul Mui, menambahkan bahwa sinergi antara TNI, Polri, Karang Taruna, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan gangguan kamtibmas.
|
Baca juga:
Evakuasi ODGJ Bersenjata Tajam di Indramayu
|
“Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, Karang Taruna, serta masyarakat, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diketahui dan ditangani sejak dini, ” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Santing, Tarmani, menyatakan kesiapan para pemuda untuk terlibat aktif membantu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Karang Taruna siap membantu dan bersinergi dengan TNI-Polri serta pemerintah desa dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami berharap seluruh pemuda dapat menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif, ” katanya.
Danramil 1611/Losarang, Kapten Inf. Waryadi, menjelaskan bahwa pemantauan kawasan industri juga merupakan bagian dari pembinaan wilayah dan penguatan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah. Sinergi antara TNI, Polri, Karang Taruna dan masyarakat harus terus ditingkatkan guna menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif, ” tegasnya.
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Armed. Tulus Widodo, S.E., M.Han., mengapresiasi kolaborasi aparat kewilayahan bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Kehadiran aparat kewilayahan bersama masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Deteksi dini dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam mencegah terjadinya berbagai permasalahan di wilayah, ” ujarnya.
Hal senada disampaikan Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap. Menurutnya, sinergi seluruh komponen masyarakat perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah.
“Sinergi TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat harus terus dipelihara. Dengan kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini, ” tuturnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menekankan pentingnya kehadiran TNI di tengah masyarakat serta terbangunnya komunikasi dan kebersamaan dalam menjaga keamanan wilayah.
“TNI harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi dan kebersamaan serta membantu menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif. Kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas wilayah, ” tegasnya.
Kegiatan pemantauan di kawasan industri Desa Santing berlangsung aman dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, koordinasi antara TNI, Polri, Karang Taruna, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta menjaga situasi Desa Santing tetap aman dan kondusif. (PERS)

Updates.